tepatnya malam hari pukul 20.30 saat itu diri ini terlelap dari kejenuhan,,
"bingung mau ngerjain apa??padahal tugas kuliah banyak." akhirnya saya coba OL untuk cari bahan-bahan tugas yang akan di kerjakan, nah..!! belum beberapa menit yenri, anak sekostan manggil tuhh,, "mil ke bawah..!!( suruh yenri sambil berbisik) akhirnya mil turun ke kostan bawah ternyata salah satu anak kostan kami ada yang kesurupan. HWAHHHHhhh...!! ehh Astagfirullah maksudnya,, mil panik,,harus gimana??inget kejadian di pesantren temen suka ada yang begini,, yang saya ingat kata ustad dulu, tekan urat antara jari telunjuk dan jempol tangan orang yang kesurupan itu,, akhirnya mil suruh seseorang di kostan untuk menekannya,, hingga akhirnya anak itu pingsa,,bangun kesurupan lagi,, ngucap istigfar aja susahnya,, dan ternyata anak itu hanya di liputi halusinasi belaka, ketika sistematika fisiknya dan pikiranya sedang lelah, hingga pikiranya kosong, dan terjadilah perputaran peristiwa yang di alami sebelumnya. ketika saya menanyakan pada temannya saat sebelum dia seperti ini ternyata mereka baru saja pergi ke suatu tempat dan menurut cerita, mereka melihat sesosok perempuan yang 'ghaib' katakan, di angkot itu duduk di samping antara mereka. saat itu anak yang kesurupan mengatakan bahwa si perempuan itu mengatakan kesakitan, dan pkirannya terus di bayangi hingga dia merasa perempuan itu ada di kostan kami. Ya Allah,,saya bukan orang yang cukup ilmunya dalam hal seperti ini yang saya tahu baca ayat Qursi aja,, hemm akhirnya timbul ide aku untuk menelepon teman yang dulu di pesantren katakanlah bisa memlakukan pertolongan terhadap kasus seperti ini,,huahhh walau pulsa aku habis alhamdulillahnya samapi jam 22.30 insiden ini selesai, saya kembali ke kamar dengan setiap langkahnya menyebut nama Allah yang Maha melindungi diri ini dari hal seperti itu. hahhh lelah di kata seperti habis olahraga keringat bercucuran, agar pikiran tetap fokus, sembari memejamkan mata saya coba menyetel muratal Al Quran, hati tenang dan akhirnya dapat tertidur pulas.
pengalaman yang sangat menegangkan,,apalagi harus menhadapi insiden seperti itu,,jikalau saya memiliki sedikit ilmu dari sisi psikologi dan rohaniah yang kuat insyAllah saya akan paham mengatasi pemecahan insiden tersebut. percaya atau tidak percaya pada hal tersebut kembali pada diri kita, namun saya yakin semua ini pula Allah yang menggerakan,,ada hikmah di setiap peristiwa yang terjadi. wallahu alam bissawab.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar